SWEET ATTACK page 2

18 Sep

Tags : Fanfiction, continue

Genre : Romance

Cast : Cho Kyuhyun

[Terimakasih udah baca ‘sweet attack’ yang pertama (?). Cerita kali ini masih tentang Ai dan Kyuhyun dalam kisah (kebetulan) yang berbeda. Semoga kalian suka^^ maaf kalo gaje~ hehehe author masih dalam tahap belajar…]

 

 

“Sudah 3 hari, aku tidak tahu keberadaan ponsel kesayanganku. Kenapa bisa tertukar? Lalu ponsel milik siapa ini…. Apa mungkin, saat di subway waktu itu,” batin Ai. Sudah sejam lebih, dia terus memandang ponsel digenggamannya yang sedari tadi hanya menunjukkan layar hitam kelamnya. “Ponselku…,” seru Ai, geram.

 

*Flashback*

“Eh udahan dulu ya…. Mahal nih nelpon internasional. Lain kali disambung lagi gosipnya ya, bye..,” ujar seorang gadis di seberang sana dengan lembut, diikuti suara ‘tut tut tut’ panjang. Dan obrolan mereka pun berakhir tepat saat Ai keluar dari subway. Dengan sedikit terburu-buru, dia berjalan menyusuri stasiun subway yang ada di bawah tanah itu.

Di waktu yang sama, seorang pria bermasker dan mengenakan topi warna hijau tua tengah berlari menuruni tangga bawah tanah, menuju stasiun subway. Sambil menelpon, dengan gesit dia berhasil melewati beberapa orang. “Ok, hyung…arasseo!” ujar pria itu seraya menganggukan kepalanya. Sedetik kemudian, disentuhnya tombol gagang telpon berwarna merah di layar ponsel silvernya itu — mengakhiri percakapan singkat mereka.

BHUGH!!!

“Maaf, tidak apa-apa ‘kan?” tanya pria bermasker itu dengan sopan seraya memungut ponsel mereka yang tergeletak tak jauh dari tempat mereka jatuh. Lalu menyodorkan salah satu ponsel itu ke Ai.

“Iya, tidak apa-apa. Maaf,” jawab Ai, singkat,  sambil membersihkan skinny jeans-nya yang sedikit kotor. Dengan kedua tangannya, Ai menerima ponselnya seraya mengucapkan terimakasih kepada pria bermasker itu. “Terimakasih”. Setelah menerima ponselnya, Ai pun melongos pergi — meninggalkan pria bermasker itu dengan acuhnya. Di sepanjang perjalanan, Ai terus menerus menggumam sebal tentang pria bermasker itu, seperti orang gila.

*Flashback end*

 

Di dorm Super Junior…

Sayup-sayup terdengar alunan lagu cn blue dari ponsel touchscreen berwarna silver yang tergeletak tak bertuan di atas sofa coklat tua panjang.

“Ya… ponsel milik siapa ini?? Kenapa dari tadi bunyi terus?!” teriak seorang pria berwajah cantik yang memakai kaos berwarna soft pink sambil mengumpat kesal karena merasa terganggu dengan suara dering telpon itu.

Sedangkan pria lain yang duduk tak jauh darinya mencoba lebih bersikap tenang. Dia sibuk mencari-cari dari mana sumber suara itu berasal. Tak butuh waktu lama untuk mencari si sumber suara itu, yang ternyata tertutup bantal sofa berbentuk hati hadiah dari salah seorang fans mereka. “Kyuhyun-a!! Ada telpon!!” teriak pria itu sesaat setelah menemukan sebuah ponsel silver yang terus berkedap-kedip.

“Iya, sebentar…,” jawab Kyuhyun dari balik kamar tidurnya, setengah berteriak. Lalu, dengan berlari kecil, dia menyambar ponsel silvernya dari tangan salah seorang hyung-nya itu.  Disentuhnya tombol gagang telpon berwarna hijau di layar ponselnya, “Ne, yeobeoseyo…,” sahut Kyuhyun dengan halus. Namun, lama tak terdengar respon dari si penelpon itu. “Yeobeoseyo,” ulang Kyuhyun lagi.

“Halo…!!!” ujar seorang gadis di seberang sana setengah berteriak kesenangan. “Apa kabar lo, di sana? Sombong nih gak pernah kasih kabar ke gue lagi. Eh, gimana cowok-cowoknya cakep-cakep, gak? Udah ada yang lo taksir belom… hehehe…. Gue nitip satu ya, yang cakep buat cadangan gue kalo lo gak bisa dapetin tanda tangannya Seungri. Ok!” ujar gadis itu panjang lebar tanpa jeda – tak membiarkan Kyuhyun bersuara.

Di saat yang sama, terlihat Kyuhyun berdiri diam mematung — memandang heran ke arah kedua hyung-nya yang tengah sibuk menonton kartun Tom and Jerry sambil tertawa terpingkal-pingkal, mengacuhkan Kyuhyun. Wajah bingungnya seolah berkata ‘siapa-ini… bahasa-apa-ini’. Dan Kyuhyun tetap diam, tak merespon. Dia membiarkan gadis di seberang sana untuk terus berbicara, ngalor – ngidul.

Namun, merasa tak direspon, gadis itu pun bertanya dengan sedikit kesal, “Eh, lo kok gak jawab sih…. Lo gak lupa kan ama bahasa ibu lo…?!”.

“Uhmm… sillyejiman nu..gu..seyo..?” tanya Kyuhyun, akhirnya buka suara dengan ragu-ragu.

“Ha? Aduh… jangan pake bahasa alien dong, lo kan tau gue belom khatam-in bahasa bang Seungri!! Terus, suara lo kok berubah jadi cowok sih??”

“Mianhamnida!!!!”. TEP. Dengan kebingungan campur rasa bersalah, Kyuhyun memutuskan telpon ‘aneh’ itu. Sambil bergumam kecil, dia mulai mengotak-atik ponsel silver yang ada di tangannya itu dengan curiga. “Dilihat dari warna dan tipe ponselnya ini memang ponselku, tapi dilihat dari daftar phonebook dan galerinya jelas ini BUKAN ponselku!! Lalu ponsel siapa ini?! Kenapa bisa tertukar…??”.

“Kyuhyun-a… ada apa? Kenapa mukamu pucat pasi begitu?” hardik seorang pria seraya menepuk ringan pundak Kyuhyun.

Kyuhyun menoleh — memandang salah sekian hyung-nya itu. “Hyung… ponselku tertukar!!” pekiknya.

To be continued~

By Olipayoe as author

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: